Politik Teritorial Dinasti Politik di Banten: Studi Kasus Ratu Ati Marliati Dan Ratu Tatu Chasanah Dalam Kompetisi Pilkada 2020

Rizki Khairul Ichwan

Abstract


Abstract

This study aims to reveal the factors caused by two political dynasties in Banten which have many similarities and reaped different results in local leader elections in Cilegon City and Serang Regency. The defeat of Ratu Ati Marliati in that election made the end of Aat Syafaat family domination in Cilegon City, meanwhile on the other hand the victory of Ratu Tatu Chasanah has perpetuated the domination of Chasan Sohib in Serang Regency. Therefore, in this way, the facts regarding the factors behind the failures and political triumphs of the two political dynasties will be obtained. This study used two theoretical approaches that also being the basis analysis of Ratu Ati Marliati's failure to maintain her political dynasty in Cilegon City, and the achievement of Ratu Tatu Chasanah in maintaining her political dynasty in Serang Regency and at the same time strengthening the dominance of Chasan Shohib family in Banten Province. One of them is Boundary Control Theory that was introduced by Edward L. Gibson (2012) for identifying how a political family maintains its power in a region. Boundary control theory illustrates that political elites (incumbents) in subnational authoritarianism attempt their best to exert influence towards local politics to defend, protect their jurisdiction from political pressure, and limit the access of local opposition to elite support and national resources.

Keywords: Territorial Politics, Banten Political Dynasty, Local Leaders Election struggle 2020.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan dua dinasti politik di Banten yang memiliki banyak kesamaan menuai hasil yang berbeda dalam pemilihan kepala daerah di Kota Cilegon dan Kabupaten Serang. Kekalahan Ratu Ati Marliati telah mengakhiri kekuasaan keluarga Aat Syafaat di Kota Cilegon, sementara kemenangan Ratu Tatu Chasanah telah melanggengkan kekuasaan tras Chasan Sohib di Kabupaten Serang. Dengan demikian akan diperoleh informasi mengenai faktor di balik kegagalan dan kemenangan politik dua dinasti politik itu Penelitian ini akan menggunakan dua teori yang akan menjadi pijakan analisis terhadap kegagalan Ratu Ati Marliati dalam mempertahankan dinasti politiknya di Kota Cilegon, dan terhadap keberhasilan Ratu Tatu Chasanah  dalam mempertahankan dinasti politiknya di Kabupaten Serang dan sekaligus mengukuhkan dominasi keluarga Chasan Shohib di Provinsi Banten. Salah satunya dengan menggunakan teori boundary control. Teori ini diperkenalkan oleh Edward L. Gibson (2012) berguna untuk mengidentifikasi bagaimana suatu keluarga politik mempertahankan kekuasaannya dalam suatu wilayah. Teori boundary control menggambarkan bahwa elite politik yang berkuasa (petahanan) dalam otoritarianisme subnasional berusaha semaksimal mungkin memberikan pengaruhnya dalam politik lokal untuk mempertahankan, melindungi yurisdiksi mereka dari tekanan politik, dan membatasi akses oposisi lokal pada dukungan elit dan sumber daya nasional.

Kata kunci: Politik Teritorial, Dinasti Politik Banten, kontestasi Pilkada 2020


Keywords


Territorial Politics, Banten Political Dynasty, Local Leaders Election struggle 2020.

Full Text:

PDF

References


Allen, Nathan. (2012). Clientelism and the Personal Vote in Indonesia. Ottawa: CPSA.

Aspinall, E. (2010). The irony of success. Journal of Democracy, 21(2), 20–34.

Bader, J., Grävingholt, J., & Kästner, A. (2010). Would autocracies promote autocracy? A political economy perspective on regime-type export in regional neighbourhoods. Contemporary Politics, 16(1), 81–100.

Cesar, Julius. (2013). Political Dynasties in Indonesia and The Philippines. RSIS commentary.

Creswell, J. W., & Clark, V. L. P. (2007). Designing and conducting mixed methods research. Thousand Oaks, CA, US: Sage Publications, Inc.

Curren, R. (2010). Aristotle's educational politics and the Aristotelian renaissance in philosophy of education. Oxford Review of Education.

Dahl, R.A. (1969) ‘The concept of power’, in R. Bell, D.M. Edwards and R. Harrison Wagner (eds), Political Power: A Reader in Theory and Research. New York: Free Press.

Djafar, M. (2008). Demokratisasi, DPRD, dan Penguatan Politik Lokal. Jurnal Poelitik, 1 (1)

Djati, Wasisto Raharjo. 2013. “Revivalisme Kekuatan Familisme dalam Demokrasi : Dinasti Politik di Aras Lokal.” Sosiologi Masyarakat 18:203–131.

Garzon, Adela. (2002). “Familism.” hal. 1-4, dalam International Encyclopedia of Marriage and Family, diedit oleh En J. Ponzetti. New York: MacMillan dalam Raharjo Djati Warsito.

Gaventa, J. (1980) Power and Powerlessness: Quiescence and Rebellion in an Appalachian Valley. Urbana: University of Illinois Press and Oxford: Clarendon Press.

Gaventa, J., & Cornwall, A. (2008). Power and knowledge. The Sage Handbook of Action Research: Participative Inquiry and Practice, 2, 172–189. Groeneveld, S., & de Walle, S. (2010). A contingency approach to representative bureaucracy: Power, equal opportunities and diversity. International Review of Administrative Sciences, 76(2), 239– 258.

Groeneveld, S. & Van de Walle, S. concepts used in practice such as 'total place', Dunleavy, 2010. Emerald Publishing Limited.

Handoyo. 2018. “Politik Dinasti dan Krisis Lingkungan: Praktik Kekuasaan di Provinsi Banten, Indonesia.” Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan 15(2).

Harrison, L., & Startin, N. (2013). Political research: An introduction. London, UK: Routledge.

Haryanto. (2007). Kekuasaan Elite: Suatu Pengantar. Yogyakarta: PolGov Press Sidel, John. (2005). “Bosisme dan Demokrasi di Filipina, Thailand dan Indonesia” in Politisasi Demokrasi Politik Lokal Baru, edited by John Hariss. Jakarta: Demos.

Irawan, Ade, Bambang Wisudo, Ginanjar Hambali, dan Fuaduddin Bagas. 2016. Dinasti Banten Keruntuhan Dan Kebangkitan Kembali. Malang: Instan Publising.

Karomah, Atu. (2008). Jawara dan Budaya Kekerasan di Banten, Al-Qalam. 25(3):25-40.

Latif, Y. (2011). Negara paripurna: Historisitas, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sakinah, N., Syurmita, Imam, S., & Syafei, A. W. (2016). Dinasti politik dan kinerja pemerintahan yang dipimpinnya. In Ikatan Akuntan Indonesia & Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) Jawa Timur (Eds.), Proceeding Konferensi Regional Akuntansi (KRA) II;29-30 April 2015. Malang: Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan.

Sidel, J. T. (1999). Capital, coercion, and crime: Bossism in the Philippines. Stanford University Press.

Sugiyono. (2008) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta. Thompson, M. R. (2012). Asia's Hybrid Dynasties. Asian Affairs, 43(2), 204- 22

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sutisna, Agus. 2017. “Gejaka Proliferasi Dinasti Politik di Banten Era Kepemimpinan Gubernur Ratu Atut Chosiyah.” Indonesia Political Science Review 2(2):100–120.

Syamsudin, Haris. (2007). Pemilu Langsung di tengah Oligarki Partai. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Tong-Hee, Park. (2009). “The Influence of Familism and Interpersonal Trusts of Korean Public Officials”. International Review of Public Administration.

Wasisto, Raharjo Djati. (2013). Revivalisme kekuatan familisme : dinasti politik di aras lokal. Jurnal Sosiologi masyarakat. 18 (2).

Hamid, Abdul. 2010. “Memetakan Aktor Politik Lokal Banten Pasca Orde Baru,” Jurnal Politika.

Rifai, Bahtiar. 2019. “Eks Bupati Serang Cerita Asal-Usul Pembagian Jatah Cawabup Nyalon.” Diakses 15 Maret 2020 https://news. detik.com/berita/d-4754685/eks-bupati-serang-cerita-asal-usulpembagian-jatah-cawabup-nyalon

Ritchie, Jane dan Jane Lewis (ed). 2003. Qulitative Research Practice: A Guide for Social Science Students and Researches. London: Sage Publication. Setiawan, Dedi Eka. “Strategi Marketing Komunikasi Politik Pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy pada Pemenangan Pilkada Provinsi Banten 2017.” BS thesis. Fakultas Ilmu dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta




DOI: https://doi.org/10.37950/ijd.v4i4.346

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

View my State

 

International Journal of Demos (IJD) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.