Menguatkan Kembali Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat: Belajar dari Kearifan Lokal di Indonesia

Muhammad Hanif, Ni Luh Yulyana Dewi, Arif Hidajad, Alwanul Fikri, Fitra Saleh

Abstract


Abstract

 

As one of the active volcanoes, Mount Kelud erupted in 2014 and caused quite a big impact, both for nature and the surrounding environment, as well as for the lives of the people around Mount Kelud. However, even though the impact of this volcanic eruption was quite large, the number of victims was small, the process of easy evacuation and rapid rehabilitation made this disaster a model for post-eruption disaster management. This study aims to see how local wisdom can be used as a natural disaster mitigation measure in Indonesia. This research uses a qualitative approach. The data used in this research comes from the results of previous research or studies that have similarities with this research. The results of this study found that the value of local wisdom and togetherness can be the key in disaster mitigation. Local wisdom is the obedience that comes from the community to build harmony in protecting the natural environment. Another local wisdom is to build an emotional bond together through ceremonies and rituals. In the future, this local wisdom can be integrated into education and training, so that disaster mitigation can be done even better.

 

Keywords: Local Wisdom, Disaster Management, Volcanic Eruption, Mount Kelud.

 

Abstrak

 

Sebagai salah satu gunung berapi yang cukup aktif, gunung Kelud Meletus pada tahun 2014 dan menimbulkan dampak yang cukup besar, baik bagi alam dan lingkungan sekitarnya, maupun terhadap kehidupan masyarakat du sekitar gunung Kelud. Namun walaupun dampak dari meletusnya gunung ini cukup besar, namun jumlah korban jiwa yang sedikit, proses evakuasi yang mudah dan rehabilitasi yang cepat menyebabkan bencana ini menjadi model dalam melakukan penagnggulangan bencana pasca erupsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat mengenai bagaimana kearifan lokal dapat digunakan sebagai salah satu langkah mitigasi bencana alam di negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil penelitian atau studi terdahulu yang memiliki kesamaan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa nilai kearifan lokal dan kebersamaan dapat menjadi kunci dalam melakukan mitigasi bencana. Kearifan lokal adalah adanya kepatuhan yang berasal dari masyarakat untuk membangun keharmonisan dalam menjaga lingkunga alam. Kearifan lokal lainnya adalah dengan membangun adanya ikatan emosional bersama melalui upacara dan ritual. Kedepannya, kearifan lokal ini dapat diintegrasikan kepada pendidikan dan pelatihan, agar mitigasi bencana dapat dilakukan dengan lebih baik lagi.

 

Kata Kunci: Kearifan Lokal, Penanggulangan Bencana, Erupsi Volkanik, Gunung Kelud.


Keywords


Local Wisdom, Disaster Management, Volcanic Eruption, Mount Kelud.

Full Text:

PDF

References


Arfani, M. (2022). Kolaborasi Pentahelix dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana pada Destinasi Wisata di Desa Kalanganyar Sidoarjo. Jurnal Syntax Transformation, 3(1), 104-120.

Arikunto, S. (2017). Metode Penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara.

Budiyanto, W. G., & Sulistya, R. (2020). Pemanfaatan Abu Vulkanik Untuk Mengembangkan Badan Keramik Stoneware Bakaran Menengah. Jurnal Keramik dan Gelas Indonesia Vol, 29(1), 15-28.

Cardwell, R., McDonald, G., Wotherspoon, L., & Lindsay, J. (2021). Simulation of post volcanic eruption land use and economic recovery pathways over a period of 20 years in the Auckland region of New Zealand. Journal of Volcanology and Geothermal Research, 415, 107253.

Daniah, D. (2019). Nilai Kearifan Lokal Didong Dalam Upaya Pembinaan Karakter Peserta Didik. Pionir: Jurnal Pendidikan, 8(1).

Fauzi, A., & Hunainah, H. (2020). Menyimak Fenomena Tsunami Selat Sunda. Journal GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya, 18.

Gai, A. M., Artiyani, A., & Soewarni, I. (2020). Pemberdayaan Kelompok Nelayan Sukolilo Dalam Upaya Peningkatan Sustainable Livelihood, Dan Mitigasi Bencanadi Wilayah Pesisir Kota Surabaya. Jurnal Pengabdian, 2(2).

Handayani, D. A., Kurniadi, A., & Bahar, F. (2022). Strategi Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Desa Penyangga Kawasan Konservasi Taman Nasional Gunung Merapi. Jurnal Litbang Sukowati: Media Penelitian dan Pengembangan, 6(1), 84-97.

Harsono, P., & Suflani, S. (2018). Identifikasi Potensi Dan Manajemen Pencegahan Bencana Industri Di Kota Cilegon Provinsi Banten. Jurnal Administrasi Publik, 9(2).

Hidayati, S., Triastuty, H., Mulyana, I., Adi, S., Ishihara, K., Basuki, A., ... & Solikhin, A. (2019). Differences in the seismicity preceding the 2007 and 2014 eruptions of Kelud volcano, Indonesia. Journal of Volcanology and Geothermal Research, 382, 50-67.

Khanif, N., Sulasmono, B. S., & Ismanto, B. (2021). Evaluasi Program Pengurangan Resiko Bencana Terpadu Berbasis Masyarakat. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(1), 49-66.

Legionosuko, T., Madjid, M. A., Asmoro, N., & Samudro, E. G. (2019). Posisi dan strategi indonesia dalam menghadapi perubahan iklim guna mendukung ketahanan nasional. Jurnal Ketahanan Nasional, 25(3), 295-312.

Malawani, M. N., Lavigne, F., Gomez, C., Mutaqin, B. W., & Hadmoko, D. S. (2021). Review of local and global impacts of volcanic eruptions and disaster management practices: the Indonesian example. Geosciences, 11(3), 109.

Pasaribu, I., & Adela, F. P. (2019). Mount Sinabung Eruption Collaboration Model in a Disaster Political Perspective. Politeia: Jurnal Ilmu Politik, 11(1), 30-48.

Prakoso, B., Widana, I. D. K. K., & Subiyanto, A. (2021). Pendidikan dan Literasi Bencana Dalam Kerangka Tri Sentra Pendidikan untuk Generasi Tangguh Bencana. Jurnal Manajemen Bencana (JMB), 7(1).

Prihatin, R. B. (2018). Masyarakat sadar bencana: pembelajaran dari Karo, Banjarnegara, dan Jepang. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 9(2), 221-239.

Rahman, A., Farrok, O., & Haque, M. M. (2022). Environmental impact of renewable energy source based electrical power plants: Solar, wind, hydroelectric, biomass, geothermal, tidal, ocean, and osmotic. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 161, 112279.

Rahman, A., Tenriawaru, A. O., & Ahmadin, A. (2022). Pengarusutamaan Ekopedagogik Pada Keluarga Petani di Desa Bulutellue Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai. Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE), 4(2), 179-190.

Razy, M. F., Sugandi, Y. S., & Fedriansyah, M. (2022). Resiliensi Masyarakat Penyintas Bencana Alam pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Palu Sulawesi Tengah. Jurnal Sosiologi Andalas, 8(2), 176-191.

Rozikin, M. (2019). Memperkuat Ketahanan Masyarakat Berbasis Social Capital Pada Era Otonomi Desa (Studi Di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang). Jurnal Ketahanan Nasional, 25(2), 204-225.

Soepandji, K. W. (2018). Konsep bela negara dalam perspektif ketahanan nasional. Jurnal Hukum & Pembangunan, 48(3), 436-456.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tahmidaten, L., & Krismanto, W. (2019). Implementasi pendidikan kebencanaan di Indonesia (sebuah studi pustaka tentang problematika dan solusinya). Lectura: Jurnal Pendidikan, 10(2), 136-154.

Tohani, E., & Wibawa, L. (2019). The role of social capital in disaster management of disaster vulnerable village community on the Merapi eruption. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 38(3), 527-539.

Wati, D. E., Mustikasari, M., & Panjaitan, R. U. (2020). Post-Traumatic Stress Disorder Description in Victims of Natural Post Eruption of Merapi One Decade. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 3(2), 101-112.

Widodo, E., & Hastuti, H. (2019). Riwayat Aktivitas Gunung Merapi: Potensi dan Ancamannya Bagi Sektor Pariwisata. Geomedia: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian, 17(1).

Zulfikar, E. (2018). Wawasan Al-Qur’an Tentang Ekologi (Kajian Tematik Ayat-ayat Konservasi Lingkungan). QOF: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir, 2(2), 113-132.




DOI: https://doi.org/10.37950/ijd.v4i4.347

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

View my State

 

International Journal of Demos (IJD) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.