Fenomena Gerakan Sosial Digital Mahasiswa Untirta Dengan Hastag #UntirtaKokPelit di Twitter

Authors

  • Afifah Zulfika Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Yunus Sutejo Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.37950/ijd.v3i3.99

Keywords:

digital movement, alternatif gerakan sosial, untirta.

Abstract

Abstract

This research tries to see how digital social movements or digital movements carried out by UNTIRTA student voice their duties through online media during the pandemic period for the spread of the covid-19 virus. This research is important because it can see how social movements in a condition that do not support the gathering of people in a place but can still voice their entry. This study offers another approach in research because in this case it tries to see social movements due to limitations and becomes an alternative, but in other social movements it is done offline and directly in the field. Meanwhile, the focus of this research is on Sultan Agung Tirtauasa University, which is one of the public universities in Banten Province. This researcher sees the extent to which digital social movements can influence policy and become an alternative that is good or not used in situations like today.

Keywords: digital movement, alternative social movement, untirta.

 

Abstrak

Penelitian ini mencoba melihat bagaimana gerakan sosial digital atau digital movement yang dilakukan oleh para mahasiswa UNTIRTA dalam menyuarakan tuntutannya melalui media secara online di masa pandemi untuk menghindari penyebaran virus covid-19. Riset ini menjadi penting karena dapat melihat bagaimana alternatif gerakan sosial dalam suatu kondisi yang tidak memungkinkan berkumpulnya orangnya dalam suatu tempat namun tetap dapat menyuarakan tuntutannya. Penelitian ini menawarkan pendekatan lain dalam penelitian karena dalam hal ini mencoba melihat gerakan sosial digital karena suatu keterbatasan dan menjadi suatu alternaltif namun dalam gerakan sosial lainnya dilakukan secara offline dan secara langsung dilapangan. Sementara fokus dari riset ini adalah pada Universitas Sultan Agung Tirtauasa yang merupakan salah satu universitas negeri di Provinsi banten. Peneliti ini melihat sejauh mana gerakan sosial digital dapat mempengaruhi kebijakan dan menjadi suatu alternatif yang baik atau tidaknya digunakan dalam situasi seperti saat pandemi saat ini.

Kata Kunci: digital movement, alternatif gerakan sosial, untirta.

References

Evelyn Ruppert & Engin Isin. (2020). Being Digital Citizens. Rowman & Littlefield.

Hapsari, D. R. (2016). Peran Jaringan Komunikasi Dalam Gerakan Sosial Untuk Pelestarian Lingkungan Hidup. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 1(1), 25–36. https://doi.org/10.25008/jkiski.v1i1.33

Hardianto, F. (2020). Gerakan sosial – politik (studi kasus : gerakan sosial #2019gantipresiden ).

Ismail, Ahmad., D. (2019). Online Social Movement: Adopsi Teknologi Informasi dalam Melakukan Gerakan Sosial. Jurnal Etnografi Indonesia, 4(1), 91–114.

Kalabahu. (2018). Mendefinisikan Gerakan Sosial dan Tantangannya. LBH Jakarta. https://bantuanhukum.or.id/mendefinisikan-gerakan-sosial-dan-tantangannya/

Nur Hasanah, A. (2017). Transformasi Gerakan Sosial Di Ruang Digital. Jurnal Pendidikan Sosiologi.

Prihantoro, E., Rakhman, F. R., Ramadhani, R. W., & Gunadarma, U. (2021). Gerakan Digital Mobilisasi Opini : Studi SNA # Dirumahaja Vs . # Pakaimasker. 6(1), 77–93.

Suharko, -. (2006). Gerakan Sosial Baru di Indonesia: Repertoar Gerakan Petani. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 10(1), 1–34. https://doi.org/10.22146/JSP.11020

Sulaeman. (2021). Menaker: 17,8 Persen Perusahaan PHK Karyawan Selama Pandemi Covid-19. Merdeka.Com. https://www.merdeka.com/uang/menaker-178-perusahaan-phk-karyawan-selama-pandemi-covid-19.html

Downloads

Published

2021-12-31

Issue

Section

Articles