Hukum Kepegawaian dalam Upaya Mencegah Maladministrasi untuk Menuju Pemerintahan yang Baik

Authors

  • Sugiyanto Universitas Pancasakti Tegal
  • Moh.Taufik Universitas Pancasakti Tegal

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v5i1.699

Abstract

Maladministrasi merupakan persoalan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan karena dapat melemahkan kepastian hukum, akuntabilitas administrasi, keadilan, dan perlindungan hak masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran hukum kepegawaian dalam mencegah maladministrasi melalui keterkaitan antara asas hukum administrasi, profesionalitas aparatur sipil negara, pengawasan kelembagaan, dan peradilan administrasi di Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui analisis peraturan, doktrin hukum, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maladministrasi tidak hanya berkaitan dengan penyimpangan perilaku individu aparatur, tetapi juga dipengaruhi oleh kelemahan kelembagaan, ketidakjelasan prosedur, dan pengawasan yang tidak efektif. Analisis mengidentifikasi tiga mekanisme pencegahan yang saling berkaitan, yaitu penguatan profesionalitas dan kepatuhan aparatur terhadap hukum administrasi, penerapan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik dalam pengambilan keputusan, serta penguatan pengawasan dan perlindungan hukum melalui mekanisme internal, Ombudsman, dan peradilan administrasi. Penelitian ini menawarkan kerangka konseptual terpadu yang menghubungkan regulasi preventif, akuntabilitas administratif, dan perlindungan hukum korektif. Kontribusi penelitian terletak pada penegasan kedudukan hukum kepegawaian sebagai instrumen pencegahan maladministrasi. Dengan demikian, pencegahan maladministrasi membutuhkan integrasi pengaturan kewenangan, tanggung jawab profesional aparatur, dan perlindungan hak masyarakat untuk mewujudkan pemerintahan yang baik secara berkelanjutan.

Kata Kunci: Akuntabilitas Publik; Hukum Administrasi Negara; Hukum Kepegawaian; Maladministrasi; Pemerintahan yang Baik.

References

Al’anam, M., Fitriyana, L., & Zainsyah, L. A. (2025). Unlawful acts of governance: Characteristics and limits of discretion. Indonesian Journal of Administrative Law and Local Government, 2(2). https://doi.org/10.26740/ijalgov.v2i2.45781

Hadjon et al., P. M. (1994). Pengantar hukum administrasi Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Hartono, C. F. G. S. (2003). Panduan investigasi untuk Ombudsman Indonesia. Komisi Ombudsman Nasional.

Komena, D., & Anita, F. (2026). Governmental discretion under the general principles of good governance: A normative analysis of the abuse of administrative authority in Indonesia. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7). https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3072

Maiyestati. (2025). Optimization of the Indonesian Ombudsman in resolving reports on public service maladministration. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 11(4), 261–270. https://doi.org/10.29210/020256547

Marbun, S. F. (2011). Peradilan administrasi negara dan upaya administrasi di Indonesia. FH UII Press.

Maulana, M., Kurniati, F., & Anwar, M. K. (2024). Fokus pengawasan Ombudsman RI: Evaluasi maladministrasi dalam pelayanan publik di Jakarta Raya. Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi, 10(2). https://doi.org/10.33084/restorica.v10i2.7904

Maulina, D., & Hidayat, A. (2025). Expansion of authority of the Ombudsman Indonesia in giving sanctions against maladministration of public services. Law Research Review Quarterly, 11(3). https://doi.org/10.15294/llrq.v11i3.25742

Office, C. (2002). The Ombudsman in Your Files. Cabinet Office.

Oktobrian, D., Alisya, N. S., Maharani, Y. P., & Sudrajat, T. (2026). The role of Ombudsman in supervising public services in the land sector. Jurnal Penegakan Hukum dan Keadilan, 7(1), 52–69. https://doi.org/10.18196/jphk.v7i1.27559

Pamungkas, P., & Chairani, A. L. (2026). Praktik maladministrasi di pemerintah daerah: Respon Ombudsman dalam kasus pelayanan publik. Jurnal Penelitian Ilmiah INTAJ, 10(1), 1–20. https://doi.org/10.35897/intaj.v10i1.2458

Putri, S. N. M., Putra, M. M., & Hosnah, A. U. (2024). Tinjauan yuridis Pasal 338 KUHP: Analisis kasus pembunuhan tidak disengaja atas pembelaan diri Amaq Sinta. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 15981–15992.

Ramadan, D. R. C., & Utari, I. S. (2026). The authority of the Ombudsman of the Republic of Indonesia in handling maladministration in public services: A state administrative law perspective. Law Research Review Quarterly, 12(1), 529–541. https://doi.org/10.15294/lrrq.v12i1.44887

Utrecht, E. (1980). Pengantar hukum administrasi negara Indonesia. Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.

Widjaja, G. (2026). Prinsip-prinsip hukum administrasi negara sebagai mekanisme pencegahan penyalahgunaan kekuasaan di era reformasi birokrasi. ADMIN: Jurnal Administrasi Negara. https://doi.org/10.5281/zenodo.19964199

Downloads

Published

2026-05-29

Issue

Section

Articles