Strategi Adaptasi Perempuan Pesisir Sebagai Penopang Ekonomi: Studi Etnografis Perempuan Pesisir Pantai Karangantu Serang Banten

Authors

  • Syahmaniar Fariski Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Elly Nurlia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v5i2.779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika peran ganda perempuan pesisir di Karangantu, Serang, Banten, dalam konteks budaya patriarki dan ketidakstabilan ekonomi masyarakat nelayan. Perempuan pesisir tidak hanya menjalankan peran domestik sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga terlibat dalam aktivitas ekonomi untuk mendukung keluarga mereka, meskipun kontribusi mereka sering kali tidak diakui secara formal. Penelitian ini menggunakan teori Gender and Development dari Caroline Moser untuk mengkaji peran gender, akses dan kontrol terhadap sumber daya, serta partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pesisir memiliki peran penting sebagai penopang ekonomi keluarga di tengah ketidakpastian pendapatan nelayan. Namun, mereka masih menghadapi keterbatasan dalam akses, kontrol terhadap sumber daya, dan partisipasi publik. Dengan demikian, peran ganda perempuan pesisir merepresentasikan sekaligus bentuk adaptasi terhadap tekanan ekonomi dan cerminan konstruksi sosial patriarkal.

 

Kata Kunci: Perempuan Pesisir, Peran Ganda, Gender dan Pembangunan

References

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

de Beauvoir, S. (1949). The second sex. Gallimard.

Fakih, M. (2013). Analisis gender dan transformasi sosial. Pustaka Pelajar.

Hapsari, R., & Wulan, T. R. (2020). Peran perempuan dalam rumah tangga nelayan di Indonesia. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(2), 123–135.

Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women’s empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464.

Kusnadi. (2009). Keberdayaan nelayan dan dinamika ekonomi pesisir. Ar-Ruzz Media.

Marx, K. (1867). Capital: A critique of political economy. Otto Meissner Verlag.

Moser, C. O. N. (1993). Gender planning and development: Theory, practice, and training. Routledge.

Nugroho, R. (2008). Gender dan strategi pengarusutamaannya di Indonesia. Pustaka Pelajar.

Parsons, T., & Bales, R. F. (1955). Family, socialization and interaction process. Free Press.

Rahayu, S., & Purnomo, A. (2019). Peran ganda perempuan nelayan dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 23(1), 45–58.

Downloads

Published

2026-07-12

Issue

Section

Articles