PERLINDUNGAN BUDAYA TRADISI MANDIU PASILI PADA MASYARAKAT SUKU KAILI DI KABUPATEN DONGGALA

Authors

  • Rosnani Lakuna Fakultas Hukum Universitas Tadulako
  • Aifan Fakultas Hukum Universitas Tadulako
  • Andi Bustamin Daeng Kunu Fakultas Hukum Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v5i2.830

Abstract

Tradisi  mandiu  pasili  merupakan  tradisi  mandi  pernikahan  pada  suku  Kaili.  Tradisi  ini  dilaksanakan  dua  atau  tiga  hari  setelah  akad  nikah  dilaksanakan  di  depan  pintu  rumah  mempelai  wanita.  Mandiu  Pasili  merupakan  salah  satu  adat  istiadat  yang  dilakukan  oleh  masyarakat  khususnya  suku  kaili  pada  saat  melangsukan  acara  perkawinan.  Budaya  tradisi  tersebut  di  selengarakan  setelah  selesainya  pelaksanaan  prosesi  pernikahan.  Tradisi  ini  merupakan  suatu  kewajiban  yang  harus  dilakukan  oleh  pasangan  suami  istri  setelah  menikah  yang  dalam  pelaksanaannya  menggunakan  berbagai  macam  alat  dan  bahan  dan  mengandung  filosofi  makna.  Pada  kenyataannya  tradisi  tersebut  kurang  diminat  generasi  muda,  bahkan  tradisi  mandiu  pasili  sudah  mulai  berangsur-angsur  hilang  akibat  adanya  pengaruh  budaya  dari  luar  sehingga  nilai-nilai  yang  terkandung  dalam  tradisi  tersebut  terabaikan.  Pelestarian  budaya  merupakan  upaya  penting  untuk  mempertahankan  identitas  dan  warisan  budaya  suatu  masyarakat.  Namun,  dalam  praktiknya,  terdapat  tantangan  kompleks  yang  dapat  mengancam  keberlanjutan  upaya  tersebut  yang  dihadapi  oleh  generasi  muda  dalam  melestarikan  kebudayaan  daerah.

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  memgetahui  bagaimana  masyarakat  Suku  Kaili  berperan  dalam  pelestarian  tradisi  Mandiu  Pasili  sekaligus  mengetahui  apa  saja  faktor  yang  mempengaruhi  perlindungan  budaya  tradisi  Mandiu  Pasili.  Peneliti  menggunakan  metode  penelitian  yuridis  empiris  yang  dengan  dimaksudkan  kata  lain  yang  merupakan  jenis  penelitian  hukum  sosiologis  dan  dapat  disebutkan  dengan  penelitian  secara  lapangan.  Kemudian  tekhnik  analisis  data  yang  penulis  gunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  deskriptif  kualitatif,  yaitu  menganalisis  data  yang  telah  terkumpul,  ditabulasikan  menurut  jenis  data,  dan  memberikan  keterangan  dengan  mengaitkan  teori  yang  sesuai  dengan  permasalahan  yang  ada  dan  memberikan  interpretasi  terhadap  hasil  yang  relevan  yang  kemudian  diambil  kesimpulan  dan  saran.dari  hasil  penelitian  ini  luarannya  bisa  dalam  bentuk  jurnal.

References

Agustan, Sudikan, S. Y. dan Yahonas, B. (2020) . Function of Nonverbal Signs in Balia Rituals The Kaili Ethnic in Palu, Indonesia. “Research on Humanities and Sosial Sciensces

Arwan, A., & Istiqomah, N. (2021). Analisis Makna dan Fungsi Mantra Penyembuhan di Desa Kaleo Kecamatan Lambu. Jurnal Ilmiah Pendidikan Mandala ,

Ayuni, A. (2020). Makna Filosofis pada Simbol-Simbol Tradisi Upacara Pernikahan Suku Kaili di Kelurahan Boneoge Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala (Doctoral Dissertation, IAIN Palu

Hidayat, M. (2019). Makna Pesan Nonverbal Upacara Adat Mandiu Pasili Pada Suku Kaili di Desa Toribulu Kecamatan Toribulu Selatan (Doctoral Dissertation, Universitas Tadulako). P-ISSN: 2442-8485, E-ISSN: 2460-6316 141

Hermin MT, dkk, Upacara Adat Perkawinan Suku Kaili, Palu: Dinas

Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Sulawesi Tengah, 2001 Lamolyo, Moh. Idris,

Hukum Perkawinan Islam, cet. ke-4, Jakarta: Bumi Aksara, 2002.

Moleong. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Musnur, I. (2018). Simbolisasi dan Implementasi Pacce (Solidaritas) sebagai Analogi

PERATURAN

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan

INTERNET

Efendi, Ali, Syamsudin, Gusti Ketut Alit Suputra, Anjar Kusuma Dewi, Magfirah Nurul Amalia. “Title: Mandiu Pasili in the Traditional Wedding Processions of the Kaili Tribe in Penuvu Village, Sigi Regency: Semiotic Studies.” Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 9 no. 1

https://ejournal.upgrisba.ac.id/index.php/jurnal-gramatika/index

https://www.hukumonline.com/klinik/a/landasan-hukum-perkembangan-kebudayaan-masyarakat-indonesia-lt62346e71a6d2e/

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5744192/cara-melestarikan-budaya-daerah-agar-tidak-hilang-ini-jawabannya

Downloads

Published

2026-08-14

Issue

Section

Articles