Politik Tubuh Perempuan: Studi Tes Genitalia pada Perekrutan Anggota Polisi Baru di Indonesia

Abdul Azis Pratama

Abstract


The focus of this research is to see how Body, Sex, and Norm play a role in Women’s Subjugation in Indonesia. As a conservative and moslem majority country, Indonesia often finds herself strangled in the Sexist Situation. Whereas Men had been granted a greater role in public affairs and more excepted to be a leader, than its companion gender. Besides not having the same opportunity as men in public affairs, Women in Indonesia also faced a subjugation of their body and their ‘morale’. It is said, that one of the Indonesian norms is to forbids Women to have pre-marital sex, and to do so they have to cover their bodies, and not to be too friendly to Male Strangers. However, this standard doesn't apply to Men, which leads to a situation where Women’s become a more inferior gender in terms of personal expression. But the problem didn’t stop there, Women who caught already have a pre-marital sex (determined by the intactness of Hymen) will faced another discrimination, such as social judgment, excommunication and exclusion in several employment, for Instance in Kepolisian Republik Indonesia (Indonesian Police Force).

 

Fokus penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana politik tubuh, jenis kelamin dan norma yang berperan dalam seleksi masuk kepolisian indonesia. Sebagai negara mayoritas yang konservatif dan mayoritas beragama Islam, Indonesia sering menemukan posisi-posisi yang menyudutkan perempuan dalam Situasi yang tidak setara. Sedangkan Pria telah diberikan peran yang lebih besar dalam urusan publik, dan lebih dikecualikan untuk menjadi pemimpin, daripada gender pendampingnya. Selain tidak memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam urusan publik, Perempuan di Indonesia juga menghadapi penaklukan tubuh dan 'moral' mereka. Penelitian ini mengelaborasi mengenai posisi perempuan dalam seleksi menjadi anggota polri, dima tubuh mereka  menjadi sebuah objek yang harus dijaga dalam sebuah status keperawanan. Riset ini juga melihat bagaimana isu yang berkembang dalam tes kesehatan yang melihat lebih jauh tubuh perempuan sebagai objek yang harus di jaga. Dengan pendekatan fenomenologi, riset ini akan lebih mengelaborasi segala objektifikasi terhadap tubuh perempuan.

 


Keywords


women, virginity, hymen, POLRI, politic of body.

Full Text:

PDF (330-345)

References


Cinthio, H. (2015). “You Go Home and Tell That to My Dad!”: Conflicting Claims and Understandings on Hymen and Virginity. Jurnal Sexuality & Culture, NO. 19 (172-189).

Creswell, J. W. (2017). Qualitative Inquiry & Research Design Choosing Among Five Approaches. 2nd Edition. Thousand Oaks: Sage Publication, Inc.

Foucault, Michel. (2012). Discipline and Punishment: the Birth of the Prison. 2nd Edition, translated by Alan Sheridan. New York: Vintage Books.

Foucault, Michel. (2017). Wacana Kuasa/Pengetahuan. Edisi pertama, terjemahan Yudi Santosa. Yogyakarta: Narasi Pustaka Promothea.

Hikmawan, M. D. (2014). Politik Perbedaan : Demokrasi dalam Paradoks. Universitas Gdjah Mada.

Hikmawan, M. D. (2017a). Pluralisme Demokrasi Politik di Indonesia. Journal of Governance, 2(2), 223–247. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31506/jog.v2i2.2678

Hikmawan, M. D. (2017b). Politik Perbedaan: Minnoritas dalam Implementasi Kebijakan. Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies (JIPAGS), 1(1), 88–98.

HRW. (2014). “Indonesia: Hapus ‘tes keperawanan’ untuk Polwan” Diakses melalui https://www.hrw.org/id/news/2014/11/17/264612 pada Selasa, 11 Juni 2019 pukul 13:42 WIB.

HRW. (2017). “Indonesia: Tes Keperawanan Masih Terus Berlanjut” Diakses.melalui https://www.hrw.org/id/news/2017/11/22/311756 pada Selasa, 11 Juni 2019 pukul 13:43 WIB.

Kamm, E. (2016). Dimensions of Honour in Kremo Kartli, Georgia: The Importance of Virginity in The Name of Honour. Jurnal Staten and Legal Practice in The Caucasus, (83-94).

Phisicians for Human Rights. (2015). Tes Keperawanan dan Selaput Dara: Tidak Ada Basis Fakta, Ilmiah atau Medis. New York: PHR.

Romero, R. (2008). The Role of Matriarchies and Patriarchies in Social Evolution Vis-A-Vis Bachofen and His Influence on the Social Sciences. Thesis Master of Science in Sociology. Texas: A&M University Texas.

Suryakusuma, Julia. (2012). Agama, Seks, dan Kekuasaan: Kumpulan Tulisan (1979-2012). Depok: Komunitas Bambu.




DOI: https://doi.org/10.37950/ijd.v1i3.26

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

View my State

 

International Journal of Demos (IJD) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.