Kepemimpinan Perempuan di Balik Bayang–Bayang Patriarki: Studi Kasus Terhadap Peran Perempuan dalam Ranah Politik Lokal
DOI:
https://doi.org/10.37950/ijd.v2i1.32Keywords:
feminism, female leadership, local strongmanAbstract
Today, a woman becomes a leader is not impossible. With the growing understanding of feminism and popular has awakened women - women to be leaders like men. However, the government of women in politics still can not be separated from the patriarchal system because of the culture of a binding political dynasty. As in Banten itself, some regions have indeed emerged female leaders but the tactala became a pawn in maintaining the continuity of the established political dynasty and the leader of this woman finally lost her feminism and political freedom because of the local power that governs this woman and the night does not appear in this woman's role. But one of the female leaders in Banten is no different from other female leaders. Airin as the mayor of South Tangerang is quite affordable on the other hand and applied from the applied policy. Although, he himself is still in the field of political dynasty and hidden in Banten political patriarchal system.
Saat ini, seorang perempuan menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang tidak mungkin. Dengan paham feminism yang semakin berkembang dan populer telah menyadarkan perempuan–perempuan untuk dapat menjadi pemimpin seperti laki – laki. Namun, kenyataannya kepemimpinan perempuan dalam politik masih tidak lepas dari system patriarki karena budaya dinasti politik yang mengikat. Seperti di Banten sendiri, beberapa daerah memang sudah muncul pemimpin – pemimpin perempuan tapi taktala hanyalah menjadi sebuah pion dalam menjaga kelanggengan dinasti politik yang terbangun dan pemimpin perepmpuan ini akhirnya kehilangan sisi feminisme dan kewenangan politiknya akibat adanya local strongman yang mengatur pemimpin perempuan ini dan akhirnya tidak muncul kemajuan dalam kepemimpinan perempuan ini. Namun salah satu pemimpin perempuan di banten sepertinya sedikit berbeda dibanding pemimpin perempuan lainnya. Airin sebagai walikota Tangerang Selatan cukup demokratis dalam sisi kebijakan dan menunjukkan arti kepemimpinan perempuan dari kebijakan yang diterapkan. Walaupun,ia sendiri masih dalam lingkup dinasti politik dan terjebak dalam sistem patriarki politik Banten.
References
Creswell. (2009). Research design: qualitative, quantitative and mixed approaches. Research Design. https://doi.org/10.2307/1523157
Creswell, J. W. (2013). John W. Creswell-Research Design_ Qualitative, Quantitative, and Mixed Method Approaches-SAGE Publications (2013).pdf. SAGE Publication Inc.
Hikmawan, M. D. (2017). Pluralisme Demokrasi Politik di Indonesia. Journal of Governance, 2(2), 223–247. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31506/jog.v2i2.2678
Hikmawan, M. D. (2020). Consensual Democracy: A Challenge for Differentiated Citizenship. International Journal of Innovation, Creativity and Change. www.ijicc.net (Vol. 11). Retrieved from www.ijicc.net
Nur, Atika Kusumaningtyas. (2017). Perempuan Kepala Daerah Dalam Jejaring Oligarki Lokal. E-journal Politik P2LIPI, Vol.14(2)
Yusuf, Mohammad Pambudi. PEREMPUAN DAN POLITIK Studi tentang Aksesibilitas Perempuan Menjadi Anggota Legislatif Di Kabupaten Sampang. Surabaya.
Mukarom ,Zaenal. (2008). Perempuan dan Politik : Studi Komunikasi Politik tentang Keterwakilan Perempuan di Legislatif. MediaTor . Vol.9 (2)
Pergerakan Indonesia dan Komite Persiapan Yayasan Indonesia Kita. (2006). Representasi Politik Perempuan: Sekadar Ada Pemberi Warna. Jurnal Sosial Demokrasi. Edisi 6 tahun 2.
Marhaeni, Tri Pudji Astuti. (2008). CITRA PEREMPUAN DALAM POLITIK. Jurnal Studi Gender dan Anak YINYANG. Pusat Studi Gender STAIN Purwokerto. Vol.3 No.1.
Nimrah , Siti dan Sakaria. (2015). Perempuan Dan Budaya Patriarki Dalam Politik (Studi Kasus Kegagalan Caleg Perempuan Dalam Pemilu Legislative 2014). The POLITICS: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin. Vol. 1 No. 2.
SN. (25oct,2016). Kepala Daerah Perempuan dan Politik Dinasti di Banten Retrieved from. http://ip.fisip-untirta.ac.id/kepala-daerah-perempuan-dan-politik-dinasti-di-banten/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with International Journal of Demos (IJD) agree to the following Open Access terms:
- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution- 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
