Desain Kelembagaan BUMDES: Menelaah Kerangka Kerja Analisis dan Pengembangan Kelembagaan BUMDES Maju Bersama, Kabupaten Malang

Authors

  • Ahmad Zaki Fadlur Rohman Departemen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia
  • Muhammad Barqah Prantama Departemen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37950/ijd.v5i1.397

Keywords:

Village Owned Enterprises, Institutionalism Analysis Development, Elinor Ostrom

Abstract

Abstract

Enterprise, it has provided various kinds of benefits for the village community. This is because this Village Owned Enterprise is a socially oriented village-owned institution. In this study using a type of qualitative research with a case study approach. This research itself uses data collection techniques in the form of documentation, observation, and interviews. As an analytical tool, Elinor Ostrom's Institutional Analysis Development Theory is used to describe the institutional design of Maju Bersama Village-Owned Enterprises. First Biophysical Condition of Village-Owned Enterprise managers is able to optimize and make very good use of the potential that exists in their villages. The second is the Attributes of Community, the ability of managers to change community distrust into a trust that is profitable for Village-Owned Enterprises. And the last one is the Rules in Use, namely as an Ad and ART norm the Maju Bersama Village-Owned Enterprise can control the behavior of the actors by assigning roles and positions to each actor.

Keywords: Village Owned Enterprises, Institutionalism Analysis Development, Elinor Ostrom

 

Abstrak

Badan Usaha Milik Desa merupakan sebuah pilar ekonomi yang tertelak pada tingkat desa. Keberadaan dari Badan Usaha Milik Desa ini sangat dibutuhkan bagi desa sebagai sebuah upaya guna meningkatkan perkonomian masyarakat dan juga Pendapatan Asli Desa. Salah satu Badan Usaha Milik Desa yang berada di Kabupaten Malang dan tidak bergerak pada bidang pariwisata adalah Badan Usaha Milik Desa Maju Bersama Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Dengan berdirinya Badan Usaha Milik Desa Maju Bersama ini telah memberikan berbagai macam manfaat bagi masyarakat desanya. Hal tersebut dikarenakan Badan Usaha Milik Desa ini merupakan sebuah lemabaga milik desa yang berbasis social oriented. Dalam penelitian kali ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini sendiri menggunakan teknik pengambilan data berupa dokumetasi, observasi, dan wawancara. Sebagai sebuah pisau analisis maka Teori Institutional Analysis Development milik Elinor Ostrom digunakan dalam menggambarkan desain kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Maju Bersama. Pertama Biophysical Condition para pengelola Badan Usaha Milik Desa mampu mengoptimalkan dan memanfaatkan potensi yang ada didesa mereka dengan sangat baik. Kedua yakni Attributes of Community kemampuan dari para pengelola dalam merubah ketidak percayaan masyarakat menjadi sebuah kepercayaan yang menguntungkan bagi Badan Usaha Milik Desa. Dan yang terakhir adalah Rules in Use yakni sebagai sebuah norma Ad dan ART Badan Usaha Milik Desa Maju Bersama dapat mengendalikan prilaku para aktornya dengan memberikan peran dan posisi bagi masing-masing aktor.

Kata Kunci: Badan Usaha Milik Desa, Institutionalism Analysis Development, Elinor Ostrom

Author Biography

Muhammad Barqah Prantama, Departemen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

Departemen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

References

Akbar, Z. A. (2021). Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Buton Selatan . Administratio: Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan , 12 (2).

Andhika, Lesmana Rian. 2017. Perbandingan Konsep Tata Kelola Pemerintah: Sound Governance, Dynamic Governance, dan Open Government (Comparative Concept of Governance: Sound Governance, Dynamic Governance, and Open Government). Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. 8 No. 2

Aprillia, A. R., Cahyono, D., & Nastiti, A. S. (2021). Systematic Literature Review (SLR): Keberhasilan dan Kegagalan Kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Jurnal Akuntansi Terapan dan Bisnis, 1(1), 35-44.

Astika, Agus Nyoman dan Nyoman Sri Subawa. (2021). Evaluasi Pembangunan Desa Berdasarkan Indeks Desa Membangun. Jurnal Ilmiah Muqoddimah. Vol. 5. No. 2

Astuti, S. J. W., & Endarti, E. W. (2021). Model Penguatan Kapasitas Kelembagaan Berbasis Nilai Kearifan Lokal.

Gainau dan Paskanova Christi. (2014). Prediktor Kinerja Penyusunan Anggaran Responsif Gender Kajian: Teori Kelembagaan, Thesis Universitas Kristen Satya Wacana.

Husein, Ansar. (2020). Akselerasi Pemulihan Ekonomi Desa Melalui Strategi Revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). LAPORAN PROYEK PERUBAHAN

Mahmudan. (2022, Januari 15). Berkolaborasi, Alfamart-BUMDes Tunjungtirto Bikin Toko Modern. Retrieved Desember 18, 2022, from Jawa Pos. Radar Malang: https://radarmalang.jawapos.com/malang-raya/kabupaten malang/15/01/2022/berkolaborasi-alfamart-bumdes-tunjungtirto-bikin-toko modern/

Sari, Novita dan Tomy Oktavianor. Indeks Desa Membangun (IDM) Di Kabupaten Barito Kuala. Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan. Vol. 2 No. 1.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantatif Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Zulyanto, D., Herdiansyah, D., & Syabanita Elida, S. (2017). Skenario Pembiayaan Mikro BumDes berbasis Potensi Elit Desa Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Vol. 5. No. 2

Wawancara

Hasil Wawancara Bapak Aan Maulana, di Kantor Kepala Desa, 6 Desember 2022.

Hasil Wawancara Ibu Mia Anita, di Klinik Tirto Husada, 6 Desember 2022.

Hasil Wawancara Ibu Hanik Dwi Martya P. di Kantor Kepala Desa, 6 Desember 2022.

Hasil Wawancara Ibu Sulis, di Desa Tunjungtirto, 6 Desember 2022.

Downloads

Published

2023-03-31

Issue

Section

Articles