Implementasi Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dalam Upaya Mitigasi Bencana di Desa Cigondang Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Tahun 2023-2024

Authors

  • Aditya Noor Azmi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Suwaib Amiruddin Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ima Maisaroh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v5i1.637

Abstract

Program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) merupakan salah satu upaya mitigasi bencana yang dikembangkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana melalui kebijakan Pengurangan Risiko Bencana berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Program Desa Tangguh Bencana dalam mitigasi bencana di Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang pada tahun 2023–2024. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori implementasi kebijakan George C. Edward III digunakan sebagai kerangka analisis, yang meliputi empat dimensi: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Destana di Desa Cigondang belum berjalan optimal. Pada dimensi komunikasi, program penyampaian informasi belum merata kepada masyarakat. Pada dimensi sumber daya, keterbatasan sarana dan prasarana, serta dukungan informasi yang dapat menghambat terlaksananya kegiatan mitigasi. Pada dimensi disposisi, keaktifan pelaksana masih bersifat reaktif dan kegiatan mitigasi belum dilakukan secara konsisten. Sementara itu, pada dimensi struktur birokrasi belum terdapat Standar Operasional Prosedur yang jelas di tingkat kabupaten maupun desa. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kebijakan lintas tingkat agar program implementasi dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif (P. Rapanna, Ed.; Cetakan 1). Syakir Media Press.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Kajian risiko bencana nasional Provinsi Banten 2022–2026.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025). IRBI: Indeks Risiko Bencana Indonesia tahun 2024 (R. Yunus, Ed.; Vol. 3). Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Barus, R. K. I., Lubis, S., Kurniawati, D., Pohan, S., & Dwiana, R. (2025). Implementation of decentralized disaster management: A case study of Destana village near Sinabung volcano. Journal of Information Systems Engineering and Management, 10 (42s). https://doi.org/10.52783/jisem.v10i42s.7909

Buchari, A. (2020). Manajemen mitigasi bencana dengan kelembagaan masyarakat di daerah rawan bencana Kabupaten Garut Indonesia. Sawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat, 1 (1), 1–10.

Hardani, Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Istiqomah, R. R., Fardani, R. A., Sukmana, D. J., & Auliya, N. H. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif (Husnu Abadi, Ed.; Cetakan I). CV Pustaka Ilmu.

Iva, N. I., Hifny, N. L. W., Efendi, J., & Noor, A. (2025). Diseminasi pedoman Desa Tangguh Bencana di Nusa Tenggara Barat. Abdi Nusa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5 (3), 281–287. https://doi.org/10.52005/abdinusa.v5i3.601

McDermott, R., Sagala, S., Susetyo, N. A., Insan, A., Harahap, W. D. P., Indrarini, A., & Azhari, D. (2025). The role of digital participation platforms in risk-informed development: A case study of Surabaya, Indonesia. Progress in Disaster Science, 26, 100430. https://doi.org/10.1016/j.pdisas.2025.100430

Mendrofa, K., et al. (2026). Analisis implementasi program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dalam meningkatkan ketahanan masyarakat desa. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 10 (3), 1798–1808. https://doi.org/10.31604/jim.v10i3.2026.1798-1808

Milašinovi?, S. (2025). Community-based disaster risk reduction: Overcoming barriers to build stronger communities. International Journal of Disaster Risk Management, 7 (2). https://doi.org/10.18485/ijdrm.2025.7.2.7

Mukarromah, L., & Pranoto, Z. L. (2024). Evaluasi implementasi Desa Tangguh Bencana: Studi kasus di Jawa Tengah dan peran teknologi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10 (11), 370–382. https://doi.org/10.5281/zenodo.12698797

PDSI Pusdatinkom BNPB. (2025). Data bencana Indonesia 2024 (A. Muhari, T. Harjito, F. Irawan, & A. C. Utomo, Eds.; Vol. 3). Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Pradana, I. P. Y. B., Rohi, R., & Patricia, A. C. (2025). When resilience excludes: Gendered power, intersectionality, and community-based disaster risk reduction in coastal Indonesia. JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik), 29 (2). https://doi.org/10.22146/jkap.107637

Pujiono, F. A. K., & Fandayati, I. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui Program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) di Kelurahan Tamanan dan Lirboyo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Indonesian Journal of Environment and Disaster, 2 (2). https://doi.org/10.20961/ijed.v2i2.768

Ravazzoli, E., Lavarello-Schettini, R., Oberti, B., & Maino, F. (2025). Community-based approaches in disaster risk reduction and climate change adaptation: An analysis of applied participatory processes. Climatic Change, 178, Article 225. https://doi.org/10.1007/s10584-025-04078-0

Rusfiana, Y., & Lestari, M. N. (2021). Strategi antisipasi potensi bencana alam di Kabupaten Bandung. Jurnal Konstituen, 3 (1), 31–39.

Sarini, O., Aquarini, A., & Fatchurahman, M. (2025). Evaluasi implementasi Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di Kabupaten Lamandau. Jurnal Progress Administrasi Publik, 5 (1), 11–20. https://doi.org/10.37090/jpap.v5i1.2069

Sawir, M. (2021). Ilmu administrasi dan analisis kebijakan: Konseptual dan praktik publik. CV Budi Utama.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Susilastuti, S., Maarif, S., Kusuma, K., & Kurniadi, A. (2025). Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan penguatan kesiapsiagaan bencana. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 4 (2), 1405–1413. https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7302

Tamrin, S. H., Syahrinullah, S., Pauzi, R., Asratillah, M., & Rukmana, N. S. (2025). Community-based natural disaster mitigation participation model in Majene Regency. PINISI Discretion Review, 8 (2). https://doi.org/10.26858/pdr.v8i2.69476

Tumembow, H. M. S., Ferriswara, D., Haryati, E., & Kamariyah, S. (2025). The role of participatory planning in community-based flood and landslide disaster preparedness (Manado City). Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik, 2 (3). https://doi.org/10.62383/presidensial.v2i3.1094

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. (2007).

Wibisono, Wicaksono, W., Dinata, R. F. P., Harahap, R. N., Nazrina, F., Nurlindawati, & Dinariratri, A. S. (2023). Destana Patra: Desa tangguh bencana berbasis masyarakat pesisir di Desa Sungai Kupah, Kalimantan Barat. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 6 (3), 306–318. https://doi.org/10.23887/jppsh.v6i3.51562

Downloads

Published

2026-04-14

Issue

Section

Articles