Rekonfigurasi Tata Kelola Maritim Berbasis Hak Asasi dan Kesejahteraan Pesisir Nusa Tenggara

Authors

  • Wawan Mulyawan Universitas Mbojo Bima
  • Yuli Yanti Daaris Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Sadrul Imam
  • Haeril Universitas Mbojo Bima

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v5i2.724

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonfigurasi tata kelola maritim melalui integrasi hak asasi laut, ekonomi biru, dan pekerjaan manusiawi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif kritis-interpretatif dengan desain studi kasus multi-situs untuk memahami relasi kuasa, ketimpangan distribusi manfaat, serta dinamika sosial-ekologis dalam pembangunan maritim. Tahapan penelitian meliputi telaah literatur kritis dan analisis regulasi maritim, pemetaan aktor melalui purposive dan theoretical sampling, pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis dokumen kebijakan yang divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi biru masih didominasi orientasi pertumbuhan dan investasi sehingga mempersempit akses ruang tangkap masyarakat pesisir, memperkuat marginalisasi nelayan kecil, serta menciptakan ketimpangan distribusi manfaat ekonomi. Selain itu, dominasi pekerjaan informal, lemahnya perlindungan sosial, rendahnya partisipasi substantif komunitas lokal, dan terbatasnya akses pendidikan serta kesehatan memperlihatkan bahwa pembangunan maritim belum mampu mentransformasikan pertumbuhan ekonomi menjadi kesejahteraan sosial-ekologis yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

Kata kunci: ekonomi biru, hak asasi laut, tata kelola maritim, pekerjaan manusiawi, kesejahteraan pesisir.

References

Adhuri, D. S., & Harkes, I. (2021). Coastal Community Resilience and Marine Governance Transformation in Eastern Indonesia. Marine Policy, 129, 104523.

Anna, Z., & Fauzi, A. (2023). Sustainable Fisheries Governance and Welfare Inequality in Indonesian Coastal Regions. Aquaculture, Aquarium, Conservation & Legislation, 16(2), 877–891.

Barat, D. K. dan P. P. N. T. (2024). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2024. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Bennett, N. J., Cisneros-Montemayor, A. M., Blythe, J., Silver, J. J., Singh, G. G., Andrews, N., Calò, A., Christie, P., Franco, A. Di, Finkbeiner, E. M., Gelcich, S., Guidetti, P., Harper, S., Hotte, N., Kittinger, J. N., Billon, P. Le, Lister, J., Lama, R. L. de la, McKinley, E., … Sumaila, U. R. (2019). Towards a Sustainable and Equitable Blue Economy. Nature Sustainability, 2(11), 991–993. https://doi.org/10.1038/s41893-019-0404-1

Chuenpagdee, R., & Jentoft, S. (2022). Blue Justice and the Governance of Small-Scale Fisheries. Maritime Studies, 21(1), 1–13.

Eden, A. H. R. J., & Yuniningsih, Y. (2024). The Role Of Profitability In Moderating The Effect Of Leverage, Liquidity, And Firm Size On Firm Value. World Journal Of Advanced Research And Reviews, 23(2), 1044–1050. https://doi.org/10.30574/Wjarr.2024.23.2.2239

Hermawan, M., & Kinseng, R. A. (2022). Structural Poverty in Indonesian Coastal Societies. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 10(1), 34–49.

Kurniawati, D., Hasanuddin, B., & Mahmud, A. (2023). Social Vulnerability and Climate Risks among Coastal Households in Eastern Indonesia. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(4), 812–826.

Lestari, P., & Suryani, E. (2020). Gender Inequality and Precarious Labour in Fisheries Processing Industries. Jurnal Perempuan dan Anak, 5(2), 101–118.

Mulyadi, M., & Satria, A. (2021). Political Ecology of Marine Tourism in Labuan Bajo. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 34(2), 145–159.

Organization., I. L. (1989). Indigenous and Tribal Peoples Convention, 1989 (No. 169). ILO.

Organization, I. L. (2023). Asia-Pacific Maritime Labour Report 2023. International Labour Organization.

Rahman, F., Yuliana, D., & Arman, L. (2024). Economic Vulnerability of Small-Scale Fishers in Nusa Tenggara. Jurnal Masyarakat dan Budaya Pesisir, 7(1), 22–38.

Sholehah, N., Kusnadi, & Alisyah, M. F. R. (2024). Praktik Maniu Appasili dalam Pernikahan Suku Kaili di Desa Bulu Parigi Sulawesi Barat. Wasathiyah: Jurnal Studi Keislaman, 5(1).

Timur, D. K. dan P. P. N. T. (2024). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2024. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Downloads

Published

2026-06-02

Issue

Section

Articles